Tampilkan postingan dengan label Dunia Bahasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Bahasa. Tampilkan semua postingan

Ini Nih Tips Polyglot Belajar Bahasa Asing


Ada nilai plus jika kita bisa berbicara dalam berbagai macam bahasa. Mewujudkan itu bukanlah hal yang sukar bila kita punya keinginan dan niat.

Founder Poyglot Indonesia Arra'di Nur Rizal punya sedikit panduan belajar bahasa dengan santai dan menyenangkan. Menurut Rizal tidak ada bedanya belajar bahasa ala Polyglot dengan belajar ala bukan-polyglot.

"Polyglot cenderung untuk fokus ke satu atau dua bahasa sampai dengan level tertentu kemudian mempelajari bahasa yang lain. Yang berbeda mungkin cara menjaga kemampuan berbahasa. Disini manajemen waktu dan seringnya latihan bahasa-bahasa yang sudah kita pelajari sangat penting," tuturnya kepada detikcom, Selasa (19/3/2013).

Berikut ini adalah tips-tips supaya dapat berbicara dengan lancar dari teman-teman koordinator Polyglot Indonesia:

-Cobalah mencari sesuatu yang menarik untuk dibicarakan dari budaya dan negara tempat bahasa tersebut dipakai. Sehingga proses belajar menjadi mengasyikkan dan tidak monoton
-Jika malu bercakap-cakap secara langsung bisa menggunakan media internet seperti skype, yang mana kita bisa hanya menggunakan suara saja
-Mulailah becakap-cakap menggunakan kosakata dan struktur yang sederhana.
-Pada saat berbicara dalam bahasa asing, perhatikan gesture dan mimik lawan bicara, karena akan membantu dalam mengkomunikasikan pesannya.
-Percaya diri
-Kita harus ingat bahwa bahasa adalah kemampuan yang akan berkembang jika dipakai terus menerus
-Sering-seringlah berlatih sebisa mungkin dan,
-Tidak takut salah. 





Agar percaya diri dalam menggunakan bahasa asing, baiknya meningkatkan kosakata dengan cara menggunakan teknik-teknik seperti ini:

-Mengunakan medium audiovisual seperti TV dan video,
-Mendengarkan live streaming dari radio, mendengarkan lagu-lagu dalam bahasa asing yang dipelajari
-Menggunakan cara-cara baru untuk menghafalkan kosakata (mindmap, word-flashcards)
-Menggunakan buku gambar khusus untuk kosakata
-Menggunakan cara interaktif dengan games/online programme untuk mempelajari bahasa (mudah, bisa juga dari HP sehari-hari)
-Menggunakan kosakata secara aktif, dalam keseharian, catat ungkapan atau peribahasa yang menarik
-Menggunakan kesempatan menggunakan bahasa asing tersebut dengan orang lain yang mampu berbicara dalam bahasa tersebut
-Semangat dan pantang menyerah.

Rizal mengatakan ada satu lagi cara yang akan 'memaksa' seseorang belajar bahasa asing. Yakni dengan cara tinggal di negara yang bahasanya hendak dipelajari dalam jangka waktu tertentu.

"Sebenarnya cara paling cepat mempelajari sebuah bahasa adalah untuk menetap di negara asing dimana bahasa tersebut digunakan. Dengan cara terpaksa, seseorang akan lebih cepat mengembangkan kosakatanya," katanya.

Saat ditanya soal lama pembelajaran bahasa baru, Rizal mengatakan hal tersebut relatif. Ada orang yang cepat puas diri sehingga langsung mengaku bisa walaupun kosakatanya sedikit, ada juga hal sebaliknya. Setelah itu yang paling tak kalah penting adalah latihan. Orang-orang bilang practice makes perfect.

"Supaya tidak lupa, kita harus selalu berusaha menggunakan bahasa-bahasa tersebut. Salah satu contohnya dengan datang dan mengikuti acara-acara kami," pesannya.

Di Indonesia, Seorang Polyglot Rata-rata Bisa 5-11 Bahasa


Polyglot di Indonesia rupanya bukan barang baru. Walaupun terdengar asing di telinga masyarakat umum, polyglot di Indonesia punya komunitas yang bernama Polyglot Indonesia.

Dengan gambar wayang kulit di logo komunitas mereka, anggota Polyglot Indonesia berusaha secara bersama-sama memelihara dan meningkatkan kemampuan bahasanya. Walau tidak ada data resmi jumlah anggota mereka, namun sudah ada ribuan orang yang tertarik pada facebook mereka.

"Berdasarkan jumlah member di group kami (http://www.facebook.com/groups/polyglotindonesia/). Ada 3100++ orang yang tertarik terhadap kegiatan kami," tutur Sang Founder Arra'di Nur Rizal kepada detikcom, Selasa (19/3/2013).

Rizal mengatakan anggota Polyglot Indonesia rata-rata mambu berkomunikasi dalam 5 bahasa. Hanya ada satu orang yang bisa berkomunikasi dalam 11 bahasa.

"Selama yang saya ketahui dan pernah bertemu, termasuk koordinator kami, rata-rata mereka mempelajari dan menggunakan 5 bahasa. Yang paling banyak saya ketemui dan kami juga mempunyai videonya adalah teman kami dari Yogyakarta bernama Vremita yang mempelajari dan menggunakan 11 bahasa," jelasnya.

Pertemuan anggota, menurut Rizal, diusahakan selalu rutin tiap minggunya di setiap kota besar. Namun itu semua tergantung dengan kesediaan waktu sukarelawan.

Pertemuannya sebenarnya tidak antar member. Polyglot Indonesia menyediakan sebuah lingkungan dimana para anggota bisa berlatih bercakap-cakap tanpa merasa terintimidasi.

Ada 2 jenis pertemuan yakni per bahasa dan antar bahasa:

1. Pertemuan per bahasa di koordinasi oleh koordinator bahasa. Tempat dan waktu semuanya diserahkan kepada koordinator.

2. Pertemuan antar bahasa adalah hasil koordinasi antar koordinator bahasa. Yang terjadi ketika pertemuan antar bahasa adalah disediakan meja dengan label bahasa.

Contohnya meja Italia atau meja Spanyol. Ketika para polyglot bercakap-cakap di meja tersebut. Mereka harus menggunakan bahasa yang tertera di meja tersebut. Contohnya, ketika di meja Spanyol, setiap orang di meja spanyol harus menggunakan bahasa spanyol.

Ini berguna untuk para polyglot untuk berlatih berpindah bahasa, karena mereka dapat berbicara 15 menit di meja Jerman, kemudian 15 menit di meja Spanyol dan 15 menit di meja Mandarin. Rizal mengingatkan komunitas ini bukanlah tempat kursus bahasa asing gratis.

Polyglot Indonesia tidak punya kurikulum atau sertifikat dan hanya berfokus pada percakapan.

Bagi Anda yang tertarik mengetahui kegiatan komunitas ini bisa langsung join ke group facebook http://www.facebook.com/groups/polyglotindonesia/ dan join forum di website www.polyglotindonesia.org.

"Pada saat bertemu semua bisa di bicarakan dari gosip sampai politik," tutur Rizal berpromosi.



Sensasional! Timothy Doner , sang ABG 16 Tahun Bicara 20 Bahasa


Impresif dan mengagumkan! Begitulah komentar orang-orang saat melihat video yang mempertontonkan ABG bernama Timothy Doner berbicara dalam 20 bahasa. Dalam video yang diupload bulan Juni 2012 itu, Tim yang berasal dari Amerika Serikat itu berbicara dalam 20 bahasa secara medley. Dia menceritakan tentang dirinya, tentang kegiatannya sehari-hari dengan berbagai macam bahasa, termasuk Bahasa Indonesia.

Berikut ini bahasa yang dipakai Tim untuk bercerita: English, French, Hausa, Wolof, Russian, German, Yiddish, Hebrew, Arabic, Pashto, Farsi, Chinese, Italian, Turkish, Indonesian, Dutch, Xhosa, Swahili, Hindi, Ojibwe. Tim mengaku menguasai bahasa-bahasa tersebut dalam level yang berbeda. Ada yang sudah mahir seperti bahasa Prancis, dan ada yang masih belum lancar.

"Saya dalam tingkatan yang berbeda dalam setiap bahasanya," tuturnya.

Dengan pengucapan yang terbata-bata, bahkan lebih mirip logat melayu, Tim berbicara soal pengalamannya makan Nasi Lemak. Dan niatannya untuk belajar bahasa Sunda.




"Aku sedikit tentang sejarah Indonesia dan Bahasa Indonesia di musim panas. Tapi aku sekarang mau mempelajari Bahasa Sunda atau Bahasa Melayu karena itu bahasa sangat mirip," tuturnya.

"Oh tadi malam aku pergi ke restoran Malaysia dan aku makan nasi lemak. Nasi lemak yang adalah nasi dengan kelapa dan pandan. Aku tak tahu kalau orang-orang Indonesia makan masakan ini tapi itu sangat enak," lanjutnya.

Selain Tim masih ada orang-orang yang bisa berbicara belasan bahasa unjuk gigi lewat Youtube. Hanya saja umur mereka jauh lebih tua dibanding Tim. Kemampuan Tim ini juga menjadi perbincangan orang-orang di Tanah Air lewat forum-forum online. Orang dengan kemampuan seperti Tim ini disebut polyglot.