Tampilkan postingan dengan label Puisi Sedih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi Sedih. Tampilkan semua postingan

Takut Oleh Luthfia Ayu Karina

TAKUT
Oleh Luthfia Ayu Karina

Takut-takut
Hatiku takut
Galisah tidak menentu

�Kutuk-kutuk��
Bunyi �kutuk-kutuk� dialeg khas malam itu

�Kutuk-kutuk��
Aku takut mendengarnya
Dari takut-takut
Hingga takut

�Kutuk-kutuk��
Hari semakin malam, �Kutuk-kutuk� makin keras
Aku semakin takut
Aku hanya sendiri
Sendiri mendengar� kutuk-kutuk� itu
�Kutuk-kutuk� yang membuatku takut
Tidak mengerti...
Tidak tau pun dari mana �kutuk-kutuk� itu
Bahwa saat ini aku sangat takut�.

Oktober Datang Lagi Oleh Luthfia Ayu Karina

OKTOBER DATANG LAGI
Oleh Luthfia Ayu Karina

Oktober datang lagi...

Tapi kali ini dengan angin yang berbeda
Tak lagi sama, seperti ketika kau dan aku duduk bersama
Saling diam...
Membiarkan angin menyampaikan rindu yang terbungkam

Mendung di awal Oktober
Kenapa tidak hujan saja sekalian?
Kemarau di hati ini sudah lama sekali
Tidakkah kau ingin menyejukkan?

Oktober datang lagi

Sudah lama kau tak lagi di sini
Ku tanya, "Kapan kembali?"
Kau masih diam, tak pernah mencoba menjelaskan
Saat itu aku tau, kau telah mnyerah...
Sedangkan aku?
Aku masih terus menunggu Oktober segera berlalu...

Diantara Kita Oleh Luthfia Ayu Karina

DIANTARA KITA
Oleh Luthfia Ayu Karina

Di antara kita�
Begitu lama waktu yang terlewati bersama,
namun lebih lama lagi waktu kita berbeda jarak
Ada kisah yang berkesan,
yang seharusnya dapat membuat kita semakin lekat
Namun sadar itu datang dengan terlambat

Di antara kita�
Ada rasa yang selalu ingin kita pungkiri
Rasa yang seharusnya tidak terjadi,
namun memang iya adanya

Di antara kita�
Hanya ada dusta yang melama...

Cahaya Harapanku Oleh Dini Anggraeni

CAHAYA HARAPANKU
Oleh Dini Anggraeni

Aku berjalan di kegelapan
sendiri bingung tersesat
di penghujung harapan
ku temui sebercak cahaya

Ku hampiri cahaya itu
berlari bah tak tahan ku bertemu
cahaya pengharapanku
sosok tubuh yang kudapati

Dia benar-benar cahaya
penuntun jalan gelapku
namun ku terhenti
ada yang ingin mengambil harapanku

Apalah daya ku perbuat
sesal ..tangis ..tertimbun dihati
harapanku berarah kejalan lain
tinggal aku sendiri disini

Aku berjalan di kegelapan
sendiri ..sendiri ..sendiri..
biarlah..
semoga ku bertemu harapanku lagi di persimpangan jalan

Sedih Oleh Ipan Ripandi

SEDIH
Oleh Ipan Ripandi

Termenung sendiri
dengan kesedihan yang tak henti henti
ku hanya pilih sebuah jalan
yakni merenung sendiri tanpa teman

Perih hatiku rasakan
sedih hatiku menangis
menangis tersedu sedu tanpa suara

walaupun ini cukup menyakitkan hati
tapi ku tak ingin menyakitimu
meski, semua sakit ini berawal darimu
kupendam dalam dalam sakit ini dalam hati
ku kubur semuanya tanpa kubagi
pada semua sahabat sejati

Dalam puisi,
ku hanya merenungi sebuah kisah
hanya ini yang bisa kulakukan
tuk sedikit sedikit melupakan perih ini .

Berpaling (RI) Oleh Raihana Indiana

BERPALING (RI)
Oleh Raihana Indiana

Perjalanan hidup yang tak pasti
Membuat aku lebih berhati-hati
Yakin akan bahagia selamanya
Sampai akhir masa

Ketika senyum masih menghiasi hari-hariku
Bahagia selalu menjadi bumbu dalam hidupku
Ketika ku tertawa lepas dalam bahagia
Ada jiwa-jiwa yang tak suka

Berjuang mempertahankan sebuah cinta
Terasa sangat membuat nelangsa
Tersenyum dalam secangkir kopi pahit
Membuat hatiku semakin sempit dan terhimpit

Sakit melilit dalam senyumanku
Menebarkan rasa sedih dan kelu
Sinar semakin surut dan berkerut
Menambah hati semakin ciut

Ketika ku tak mampu lagi bertahan
Timbul hati ingin melawan
Mencari sebuah perlindungan yang aman
Untuk tempat aq berpaling untuk mendapatkan kenyamanan

Kumpulan Puisi Sedih Oleh Joyzjozz

Puisi Sedih. update terbaru tentang Puisi yaitu tentang Puisi Sedih saya share buat anda, baca juga Puisi sebelumnya [Puisi Perpisahan menjadi luka] dan sekarang share Puisi 
Kumpulan Puisi Sedih
Kumpulan Puisi Sedih

Koleksi Kumpulan Puisi Sedih Oleh Joyzjozz

PUISI SEDIH 1


Semua akan abadi bersama alunan cinta
Cinta bersemi dari dasar lubuk hati paling dalam
Tak akan pernah terhapus untuk selamanya
Waktu pun tak dapat menghapusnya
Meskipun sang penganti tlah hadir mewarnai hari-hari ini
Hanya ucapan selamat menempuh hidup baru yang meringankan hati
Semoga kau bahagia disana.
=================================================================
PUISI SEDIH 2

Malam semakin larut.
Di temani gemuruh rintik-rintik hujan yang tiada henti.
Rasa dingin semakin menusuk kalbu.
Seperti halnya cinta ini yang selalu menusuk hati dan tak pernah tau sampai kapan akan berujung dengan kebahagiaan.

Puisi Sedih
Gimana untuk puisinya, Anda mau puisi buatan anda masuk ke blog ini silahkan kirim ke mplanplin@gmail.com

Terimakasih sudah membaca artikel Puisi Sedih semoga bermanfaat