Wednesday, 1 May 2013

Manfaat dan Bahaya Nuklir

Manfaat dan Bahaya Nuklir - Nuklir memiliki banyak manfaat dan juga memiliki banyak bahanya. Nah, apasih Manfaat dan Bahaya Nuklir.  Yuk, kita simak manfaat dan bahaya nuklir.
1. Keamanan
Jika agan pernah pergi ke airport akhir akhir ini, mungkin agan familiar dengan namanya bagian pemerikasaan bagasi dengan sinar-x. Dengan memanfaatkan spektrometer mobilitas ion, mesin ini mampu "mencium" unsur bahan peledak, dan memastikan penerbangan agan sampai selamat ke tujuan tanpa pesawat meledak. Agan mungkin tidak sadar bahwa radiasi juga berperan dalam mendeteksi sisa-sisa bahan peledak dan narkotika

2. Eksplorasi Ruang Angkasa
Ruang antarbintang adalah sebuah tempat yang gelap dan dingin, begitu dingin (mendekati nol mutlak). Sehingga kendaraan angkasa harus menjaga bagian kritisnya tetap hangat sehingga mereka tidak membeku dan terkunci. NASA memecahkan masalah ini dengan menempatkan elemen pemanas yang mengandung bahan radioaktif di daerah kritis. Sebagai materi meluruh, radiokatif memberikan sejumlah kecil panas yang menjaga bagian-bagian penting seperti kamera dan pintu sensor bergerak di suhu mendekati nol mutlak.

3. Pengukuran
Perangkat khusus dan pengukur yang memanfaatkan radiasi digunakan di seluruh manufaktur dan industri untuk membuat pengukuran yang super akurat untuk mengukur barang yang umumnya tidak terdeteksi dengan cara konvensional lainnya. Apakah Agan ingin untuk memeriksa cacat pada pengelasan, kadar cairan dalam sistem tertutup, atau ingin membuat pengukuran yg akurat, pengukuran fisik kecil, radiasi adalah yang agan perlukan sebagai alat untuk mengukur.

4. Pembangkit Tenaga Listrik
Belakangan ini energi nuklir sudah bisa digunakan untuk pembangkit listrik.  Indonesia juga mencoba untuk membuat pembangkit listrik tenaga listrik. Namun, masih dalam pertimbangan.

6. Mutasi Genetik
Kemampuan radiasi untuk mengacaukan DNA Agan dan penyebab segala sesuatu dari kanker menjadi lebih parah didokumentasikan dengan baik dalam pengetahuan budaya dari buku komik ke film, tapi bisakah kemampuan tersebut dimanfaatkan untuk kebaikan? Dengan mengekspos bibit dengan dosis radiasi, petani menyebabkan mutasi genetik dalam biji mereka dengan sengaja. Tidak seperti apa yang agan mungkin pernah baca di komik, mutasi dari radiasi benar-benar dapat membantu petani mengembangkan sifat-sifat tanaman bermanfaat seperti kekebalan terhadap serangga dan pestisida.

7. Membersikan Udara
Membersihkan Batubara merupakan salah satu kata-kata desas-desus dilemparkan sekitar oleh politisi, namun hanya sedikit yang menyadari bahwa salah satu cara menghilangkan emisi dari cerobong asap adalah dengan kejutan listrik cerobong dengan radiasi berkas elektron. Momok lingkungan di mana-mana, merupakan sebuah ironis bahwa radiasi adalah salah satu cara terbaik kita dalam memerangi hujan asam dan menghilangkan bahan kimia seperti belerang dioksida dari asap sebelum mereka pergi ke udara dan mencemarinya

8. Foto Sina-X ( Rontgen )
Wilhelm Rontgen menempatkan penemuan radiasi X-Ray untuk digunakan sebagai pengobatan pada tahun 1895 dengan mengambil gambar tulang di tangannya. Sejak itu sulit membayangkan memiliki prosedur medis modern atau diagnosis tanpa terlebih dahulu memiliki foto sinar-X. Cukup dengan memungkinkan dokter untuk melihat ke dalam tubuh kita dan melihat apa yang terjadi, radiasi mungkin telah menyelamatkan 
nyawa lebih banyak dari yang telah diklaim.   
        Jika kita mengingat peristiwa kecelakaan Chernobyl pada tahun 1986, kita sadar bahwa begitu besarnya resiko dalam penggunaan nuklir. Salah sedikit saja bisa berakibat fatal. Lihatlah, apabila suatu reactor nuklir meledak. Buum…!!! Bahan radioaktifnya menyebar ke mana-mana. Atmosfer penuh dengan gas-gas beracun. Ini tentu membahayakan makhluk hidup di sekitarnya. Tumbuhan dan pohon-pohon bisa mati. Kalau pun tidak mati, mereka akan tumbuh cacat karena terpapar radiasi. Tanah di yang tercemar radiasi pun juga tak mampu ditumbuhi oleh tumbuhan. Mengerikan bukan? Apa lagi tumbuhan adalah produsen utama di suatu lingkungan. Merekalah yang menyediakan energy bagi kehidupan di sekitarnya. Bayangkan jika semua tumbuhan mati karena radiasi nuklir, hiii… mungkin kita semua akan mati juga.
Setiap hari kita dianjurkan untuk memakan daging dan sayur secara seimbang. Bagaimana kalau daging yang kita makan berasal dari sapi yang memakan rumput yang terkontaminasi radiasi. Kita juga akan ketularan terkena radiasi, dan dampaknya tidak tanggung-tanggung! Radiasi khususnya radiasi nuklir dapat menyebabkan sel abnormal bermunculan. Nah, sel seperti itulah yang dapat menyebabkan kanker. Tubuh kita juga akan tumbuh secara abnormal, atau mungkin kita akan menjadi cacat.yang lebih menakutkannya lagi, bila manusia terpapar radiasi tingkat tinggi, mungkin akan langsung meninggal.
Di film-film fiksi buatan luar negeri juga ada yang menampilkan nuklir sebagai “pemeran utama”. Biasanya, alur ceritanya begini. Limbah nuklir yang dibuang sembarangan mencemari tanah. Di tanah itu tumbuhlah tumbuhan-tumbuhan yang menjadi aneh karena terpapar radiasi. Tumbuhan aneh itulah yang berkembang menjadi monster, sebagai konflik. Sama halanya pada film Godzilla. Limbah nuklir menyebabkan suatu spesies kadal tumbuh menjadi sebesar dinosaurus. Mengerikan sekali!
Namun, tenang saja, itu hanyalah fiksi belaka. Sedikit kemungkinan untuk jadi kenyataan. Yang perlu kita cemaskan adalah, bahaya nuklir bagi kehidupan manusia, dan juga nasib bumi tercinta. Kalau kita kembali ke tahun 1945, betapa dahsyatnya kekuatan nuklir. Kita tahu, pada tahun tersebut, kota Hiroshima dan Nagasaki di Jepang dibom atom oleh Amerika Serikat. Nuklir adalah bagian dalam pembuatan bom atom. Dan, yang mencengangkan, untuk meluluhlantakkan kedua kota tersebut, Amerika hanya membutuhkan 5 kg plutonium, yang kekuatannya berjuta-juta bom TNT. Dalam sekejap, lingkungan dan muka bumi di sekitarnya menjadi rusak, hancur lebur. Korban manusia dan makhluk hidup lainnya tak dapat dibayangkan. Sungguh memilukan apabila peristiwa tersebut terulang lagi.
Kita kembali ke masalah film. Kali ini mungkin bisa menjadi kenyataan. Dalam film Terminator, kita dihadapkan dengan masalah bom nuklir. Dalam film tersebut, terdapat peristiwa peluncuran seluruh hulu ledak yang ada di dunia secara bersama-sama. Bumi pun rasanya seperti mengalami kiamat, hancur seketika. Atmosfer terselubungi gas-gas beracun, dan muka bumi yang mulanya indah menjadi rusak, makhluk hidup termasuk manusia mati bergelimpangan. Sama seperti peristiwa Hiroshima dan Nagasaki, sama-sama memilukan. Nyatanya, dunia kita kini memiliki banyak hulu ledak. Amerika Serikat saja mempunyai lebih dari 5000 hulu ledak.
Selain radiasinya, nuklir juga dicemaskan karena limbahnya. Di Amerika saja, dibutuhkan ruang bawah tanah yang dalamnya sampai puluhan meter, hanya untuk menyimpan ‘sampah’ nuklir tersebut. Memang limbah nuklir tak bisa dibuang begitu saja. Tidak seperti sampah plastic yang seenaknya kita lempar ke sungai. Kalau kita lakukan hal serupa pada limbah nuklir, akibatnya fatal. Sungai yang semula jernih, menjadi keruh. Mungkin ada beberapa sungai yang tetap bening, tetapi tingkat radiasinya tinggi. Hal ini menyebabkan ikan-ikan di sungai mati. Kita pun kekurangan bahan pangan yang bergizi tinggi tersebut. Yang lebih parahnya lagi, jika dibiarkan, maka limbah itu juga akan menyebar ke laut, ekosistem terluas di bumi. Banyak ikan dan terumbu karang yang akan tercemar radiasi, mati, dan mungkin akan punah.


Demikian informasi mengenai Manfaat dan Bahaya Nuklir.
 

 
function hideNow(e) { if (e.target.id == 'ac-wrapper') document.getElementById('ac-wrapper').style.display = 'none'; }